1. Waraji

https://i1.wp.com/www.nagomijapan.com/images/waraji.jpg

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/f7/Waraji.jpg
Waraji adalah sandal dari anyaman tali jerami / batang padi. Jaman dulu, alas kaki ini merupakan standard lho di Jepang, cuma sekarang ini hanya digunakan oleh pendeta budha. Biasanya digunakan juga kalau mendaki / perjalanan jauh atau kalau ada perayaan aja.

2. Jika Tabi

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/85/Jika-tabi.jpg
Bentuknya seperti boots, cuma ujungnya terbelah dua. Merupakan pemisah jempol dan jari-jari yang lain. Biasa dipakai pekerja konstruksi, petani, tukang kebun. Arti jika-tabi sendiri adalah ‘kaus kaki yang bersentuhan langsung dengan tanah’. cuma hati-hati menngunakannya, takutnya kena paku bisa tembus lho.

3. Geta

https://i1.wp.com/www.shop-japan.co.jp/shop/image/m/m02-geta-5047.jpg
Geta itu sendal kayu yang mirip bakiak, biasanya terbuat dari kayu kiri / paulownia. Biasa dipasangkan dengan kimono / yukata, biasa juga dipakai saat hujan atau salju. Nah, yang harus diketahui, bentuk geta untuk pria itu persegi empat, sedangkan untuk wanita itu oval.

4. Okobo

https://i2.wp.com/www.zipangu-treasures.com/catalog/IMGP0758.JPG
https://i0.wp.com/i258.photobucket.com/albums/hh268/fuyou-hime/4613-5.jpg
Semacam geta juga, tapi dibuat agak tinggi. Kenapa? Supaya tidak mengotori kimono kalau lagi jalan, biasa dipakai oleh maiko / geisha magang, dan sering juga dipakai saat pernikahan oleh pengantin wanita.

5. Zouri

https://i0.wp.com/www.shop-japan.co.jp/shop/image/m/m02-zori-5056.jpg
https://i1.wp.com/store.japan-zone.com/images/apparel/footwear/zori/rustic_zori_white3.jpg

Penjelasan simpelnya? yap sendal jepit, bentuknya agak miring kan, namun lebih tinggi bagian belakangnya. Biasa dipakai di acara yang formal. Wanita biasa memakai zouri yang berwarna merah, sekalian pakai tabi / kaus kaki juga.


SUMBER

Advertisements